Analisa Kelayakan Teknis dan Ekonomi Embung Putukrejo Kabupaten Malang

Ikrar Hanggara, Harvi Irvani

Abstract


Putukrejo Village, Kalipare Subdistrict, is one of the villages in Malang Regency which in the last 4 years has always experienced drought. The drought that occurred for 4 months in the dry month caused some problems which made the villagers panic enough. Embung is an alternative solution to overcome drought. Embung has the function of storing rainwater to be stored and used during the dry season. To build a reservoir, it is necessary to study the feasibility of both technical and economic feasibility. The results showed that the stability of the reservoir to bolster was 5.7, for stability against shear was 1.21. The B / C value is 1.1 with a benefit value of Rp 97,485,300.00 and a cost value of Rp 143,790,817.00 so that the embung can be said to be economically and technically feasible.

Abstrak: Desa Putukrejo Kecamatan Kalipare merupakan salah satu desa di Kabupaten Malang yang pada 4 tahun terakhir selalu mengalami kekeringan. Kekeringan yang terjadi selama 4 bulan pada bulan kemarau menyebabkan beberapa masalah yang cukup membuat warga desa panik. Embung merupakan salah satu alternatif solusi untuk mengatasi kekeringan. Embung mempunyai fungsi menampung air hujan untuk kemudian disimpan dan digunakan pada saat kemarau. Untuk membangun embung perlu dilakukan kajian terhadap kelayakan baik kelayakan secara teknis maupun ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stabilitas embung terhadap guling sebesar 5.7, untuk stabilitas terhadap geser sebesar 1.21. Nilai B/C sebesar 1,1 dengan nilai manfaat sebesar Rp 97,485,300.00 dan nilai biaya sebesar Rp 143,790,817.00 sehingga embung dapat dikatakan layak secara ekonomi dan teknis.

Kata kunci: embung, kelayakan, konservasi, air, kekeringan


Keywords


small DAM; feasibility; conservation; drought.

Full Text:

PDF

References


Puspitaningrum, Intan, Ussy Andawayanti, and Evi Nur Cahya. "STUDI KELAYAKAN PEMBANGUNAN EMBUNG PENGGUNG GUNA MEMENUHI KEBUTUHAN AIR BERSIH DI KECAMATAN NAWANGAN KABUPATEN PACITAN."

(https://m.tempo.co/read/news/2015/07/05, diunduh pada 17 Januari 2016)

(http://suryamalang.tribunnews.com/2017/05/22/hasil-pemetaan-bpbd-kabupaten-malang-bagian-selatan-rawan-kekeringan.)

MANIK, ENIMOVYEN. "PENGARUH PENYULUHAN TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT TENTANG PENGOLAHAN AIR PERMUKAAN MENGGUNAKAN SARINGAN AIR SEDERHANA DI DUSUN I DESA RONGGURNIHUTA KABUPATEN SAMOSIR TAHUN 2017." (2018).

Anjasmoro, Bima, Suharyanto Suharyanto, and Sri Sangkawati. "Analisis Prioritas Pembangunan Embung Metode Cluster Analysis, AHP dan Weighted Average (Studi Kasus: Embung di Kabupaten Semarang)." Media Komunikasi Teknik Sipil 21.2 (2016): 101-112.

Wulandari, I., and Gusti Ayu Made. Analisis Ekonomi pengembangan Bendungan Poh Santen di Desa Poh Santen Kecamatan Mendoyo Kabupaten Jembrana. Diss. Thesis. Bali: Universitas Udayana, 2011.

Hanggara, Ikrar, and Harvi Irvani. "Analisa Volume Tampungan Embung untuk Mengatasi Kekeringan di Desa Putukrejo." Prosiding Sentrinov (Seminar Nasional Terapan Riset Inovatif). Vol. 3. No. 1. 2017.




DOI: http://dx.doi.org/10.33366/rekabuana.v4i1.1062

Article metrics

Abstract views : 127 | views : 555

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Reka Buana : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Teknik Kimia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
UNIVERSITAS TRIBHUWANA TUNGGADEWI MALANG

View My Stats