FORMULASI MASKER ALAMI BERBAHAN DASAR RUMPUT LAUT DAN COKELAT MENGURANGI KERIPUT DAN BINTIK NODA PADA KULIT WAJAH

Ayuthia Hairina Anindita, Swaidatul Masluhiya AF

Abstract


Penelitian ini bertujuan mendapatkan formulasi dan mengetahui pengaruh masker alami yang terbuat dari rumput laut, kunyit, cokelat, dan yoghurt terhadap keriput dan bintik noda pada kulit wajah. Pembuatan formulasi masker alami dilakukan dengan menentukan berat masing-masing bahan dasar alami yang dibutuhkan untuk membentuk struktur pasta. Pengambilan data diperoleh dari kuisioner, foto menggunakan camera digital Canon IXUS 115 HS dan Canon EOS 450D serta nilai mean pada Adobe Photoshop CS4 untuk bintik noda. Penelitian ini menggunakan analisis persepsi dan analisis sidik ragam (ANOVA) dua arah pada program SPSS ver. 16.0 for windows.Berdasarkan hasil penelitian formulasi masker alami wajah berbahan dasar rumput laut dan cokelat membutuhkan 1 g bubuk rumput laut, 1 g bubuk cokelat, 0,5 g bubuk kunyit, dan 7,5 g yoghurt untuk membentuk struktur pasta. Hasil menunjukkan tidak ada pengaruh penggunaan masker alami wajah pada probandus, terdapat pengaruh penggunaan masker alami wajah terhadap bintik noda. Bintik noda mulai berkurang sebanyak 20% pada tiap minggunya. Berdasarkan perubahan bintik noda pada wajah probandus diketahui rata-rata intensitas terendah pada setiap area wajah probandus cenderung mengalami peningkatan, sedangkan rata-rata intensitas tertinggi pada setiap area wajah probandus cenderung mengalami penurunan pada tiap minggunya. Hal ini menunjukkan semakin rendah nilai intensitas, maka semakin memudar bintik nodanya.

Keywords


bintik noda, intensitas, keriput, masker alami

Full Text:

PDF

References


Aloette. (2011). Face Mask : Meminimalkan pori-pori, mencegah penuaan dini. http://www.aloette.com/Face_Mask_Benefits Diakses tanggal 9 Juni 2011

Beauty. (2011). How To Treat Brown Spots And How To Get Rid Of Brown Spots. http://www.beauty-advices.com/how-to-treat-brown-spots-and-how-to-get-rid-of-brown-spots/ Diakses tanggal 22 Oktober 2011

Bentley, V. (2006). Siasat Jitu Awet Muda. Penerbit Erlangga. Jakarta

Bolzinger, M., Briancon, S., Pelletier, J., dan Chevalier, Y. (2012). Penetration of drugs through skin, a complex rate-controlling membrane. Science direct. 3(17): 156-165 pp

Costin. G.E. and Hearing, V.J. 2007. Human skin pigmentation: melanocytes modulate skin color in response to stress. The FASEB Journal. 21(4): 976-994 pp

Dechacare. (2011). Masker Wajah Alami dan Fungsinya. http://www. dechacare.com/Masker-Wajah-Alami-dari-Buah-I203.html. Diakses tanggal 27 Mei 2011

Delves-Broughton, J., L. V. Thomas, C. H. Doan, dan P. M. Davidson. (2005). Natamycin. Dalam: P. M. Davidson, J. N. Sofos, A. L. Branen (Editors). Antimicrobials in Foods. 3rd Edition. CRC Press, Boca Raton.

Ianddcreative. (2008). Tip & Trik 02: Shading & Countouring. Penerbit PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta

Immunotec. (2011). Charme Eye &Cheek Wrinkled.http://www.immunotec.co.id/produk_detail.php?invid=286&ktg=PC Diakses tanggal 31 April 2012

Lubis, Petti dan Nugraheni, Mutia. (2009). Tuntaskan Jerawat dengan Masker Yogurt. http://kosmo. vivanews.com/news/read/102013-tuntaskan_ jerawat_dengan_ masker_yogurt Diakses tanggal 23 April 2012

Medica. (2011). Mengenal Kulit dan Penuaan Dini. http://medicastore. com/ ser-c/penuaan_dini.htm Diakses tanggal 22 Oktober 2011

Ngan, Vanessa. (2010). Topical Vitamin C. http://dermnetnz.org/treatments/vitamin-c.html Diakses tanggal 12 November 2011

Oz, Mehmet C. and Roizen, M.F. (2008). You Being Beautiful: The Owner’s Manual to Inter and Outer Beauty. Free Press Publishing. New York.

Paula. (2008). Skin Lightening. http://www.paulaschoice-indo.com/learn/skin_care_facts/view/162 Diakses tanggal 24 April 2012

Pauling, L. (2011). Skin. http://lpi.oregonstate.edu/infocenter/skin.html Diakses tanggal 15 Desember 2011

Sriwidodo. (1986). Cermin dunia kedokteran. Pusat Penelitian dan Pengembangan PT. Kalbe Farma. Jakarta

Stop. (2011). Kunyit dan Kurkumin. http://www.stopacne.com/topical-treatments/tumeric-curcumin-topical-acne-treatment.htm Diakses tanggal 22 Oktober 2011

Swarbrick, J. dan Boylan, J.C. (1995). Encyclopedia of Pharmaceutical Technology Vol. 13.Marcel Dekker. New York.

Taman, N. (2011). Is B2 Vitamin is Skin a Vitamin? http://www.livestrong. com/article/360522-is-vitamin-b2-a-skin-vitamin/ Diakses tanggal 25 April 2012

Tranggono, R.I. dan Latifah, Fatma. (2007). Buku Pegangan Ilmu Pengetahuan Kosmetik. Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta

UMM. (2011). Vitamin B1 (Thiamine). http://www.umm.edu/altmed/articles/vitamin-b1-000333.htm Diakses tanggal 25 April 2012

Weiss, A.S. (2011). The Science of Elastin. http://www.elastagen.com/media/The_Science_of_Elastin.pdf Diakses tanggal 26 Oktober 2011.




DOI: http://dx.doi.org/10.33366/cr.v5i2.540

Article metrics

Abstract views : 1246 | views : 10011

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 CARE

Creative Commons License
Care :Jurnal Ilmiah Ilmu kesehatan by https://jurnal.unitri.ac.id/index.php/care is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View My Stats