PENGARUH DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP PENINGKATAN ADAPTASI PASIEN SKIZOPHRENIA

Vita Maryah Ardiyani, Kumboyono Kumboyono, Dian Susmarini

Abstract


Adaptasi adalah menyesuaikan diri dengan kebutuhan atau tuntutan baru yaitu usaha untuk mencari keseimbangan kembali kedalam keadaan normal. Sedangakan dukungan keluarga adalah bantuan yang diberikan oleh anggota keluarga yang dapat diandalakan yang berupa informasi verbal atau non verbal dan tingkah laku yang memberi keuntungan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan keluarga dengan adaptasi pasien skizophrenia. Desain penelitian yang digunakan adalah obsevasional analitik dengan pendekatan cross sectional.Sampel sejumlah 63 pasien skizophrenia yang menjalani rawat inap di Rumah Sakit Jiwa, diambil melalui teknik Simple Random sampling. Varibel yang diukur meliputi tingkat dukungan keluarga dan tingkat adaptasi pasien skizophrenia. Pengukuran tingkat dukungan keluarga menggunakan kuesioner dan pengukuran tingkat adaptasi dilakukan dengan cara observasi langsung. Dari analisis data menggunakan uji korelasi Rank Spearman diperoleh koefisien korelasi sebesar 0.427 dengan probabilitas (sign) sebesar (0.000) dan tingkat signifikasi 95% ( = 0.05). Nilai koefisien korelasi lebih besar dari nilai tabel. Hal ini menunjukkan terjadi hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga pesien Skizophrenia dengan peningkatan adaptasi pasien Skizoprenia. Tingkat adaptasi yang baik dapat menunjang pancapaian remisi pasien yang lebih baik. Perlu diadakan penelitian lebih lanjut dengan meneliti faktor regulator dan kognator yang mempengaruhi adaptasi, memperbaiki instrument penelitian dan metode pengambilan data.

Keywords


Adaptasi , Dukungan Keluarga, Skizophrenia

Full Text:

PDF

References


Chandra, L.S. (2004). Schizophrenia Anonymous, A Better Future . www.jiwasehat.com. Diakses tanggal: 28 April 2008.

Coleman, J.C. (1976). Abnormal Psychology and Modern Life, 5th edition.

Davison, G.C., Neale, J.M. (1994). Abnormal Psychology. New York, John Wiley & SonInc.

Dusek, Jerome B. (1996). Adolencent Development and Behavior. Prentice Hall: New Jersey

Fakultas Psikologi, Universitas Padjadjaran. (1992). Psikoterapi, Penggunaan Psikoterapi Pada Kasus-Kasus Klinis. Bandung

Friedman, Marry M. (1998). Keperawatan Teori dan Praktek. Jakarta: EGC.

House, Smett. (1994). Psikologi Kesehatan. Jakarta: EGC.

Ingram et al. (1993). Catatan Kuliah Psikologi. Jakarta: EGC.

Media Indonesia. (2008). Jumlah Pasien Gangguan Di Indonesia Meningkat. http://mediaindonesia.com/index.php?ar_id=MjUyMDU=. Diakses : tanggal 1 September 2008.

Potter & Perry. (2001). Fundamental Nursing edisi 4. EGC: Jakarta

Rasmun. (2001). Keperawatan Kesehatan Mental Psikiatri Terintegrasi Dengan Keluarga. Jakarta : Fajar Intrpratama.

Rasmun. (2004). Stres, Koping dan Adaptasi. Jakarta :Sagung Seto

Rathus, S.A., Nevid, J.J. (1991). Abnormal Psychology. New Jersey, Prentice Hall, Englewood Cliffs.




DOI: http://dx.doi.org/10.33366/cr.v5i2.538

Article metrics

Abstract views : 308 | views : 708

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 CARE

Creative Commons License
Care :Jurnal Ilmiah Ilmu kesehatan by https://jurnal.unitri.ac.id/index.php/care is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View My Stats