ANALISIS SOSIAL EKONOMI CALON PETANI PERLUASAN SAWAH DI KABUPATEN TULANG BAWANG, PROVINSI LAMPUNG

Ahmad Thoriq, Desi Yunita, Budi Sutrisno, Nur Syamsiyah

Abstract


Socio-economic is one of the factors that determines the feasibility of wetland expansion. Survey of socio-economic characteristics of prospective farmers is done on prospective location of rice field extension in Tulang Bawang district spread in six villages in four subdistricts. Data collection was conducted using questionnaires, and deepened with Focus Group Discussion (FGD) approaches, in-depth interviews, and field observations. The results showed that the age of prospective farmers was below 50 years old (77.02%), elementary school 31.36%, junior high 27.62% and high school 27.35%, mostly farmers (83.95%), Land of 2 hectares per farmer, and most willing to paddy (96,80%). Economically, wetland expansion program can improve farmer's welfare because the location candidate is not economically utilized swamp land, while social factor that hamper rice expansion program is land ownership conflict as happened in Andalas Village Cermin Subdistrict Rawa Pitu.

Full Text:

PDF

References


Badan Pusat Statistik (BPS). 2016. Kabupaten Tulang Bawang dalam Angka 2016. Badan Pusat Statistik Kabupaten Tulang Bawang.

Direktorat Perluasan dan Perlindungan Lahan. 2013. Cetak Sawah Indonesia. Direktorat Perluasan dan Perlindungan Lahan, Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian, Kementerian Pertanian.

Direktorat Perluasan dan Perlindungan Lahan. 2016. Pedoman Teknis Survey dan Investigasi Calon Petani Calon Lokasi Dan Pemetaan Desain Perluasan Sawah Tahun 2016. Direktorat Perluasan dan Perlindungan Lahan, Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian, Kementerian Pertanian.

Kementerian Pertanian. 2016. Laporan Tahunan Kementerian Pertanian Tahun 2016. Jakarta: Kementerian Pertanian. Jakarta.

Karenina, A. 2016. “Strategi Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan di Kabupaten Tangerang” (Tesis). Bogor: Sekolah Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor.

Muslim, C. 2014. “Pengembangan Lahan Sawah (Sawah Bukaan Baru) Dan Kendala Pengelolaannya Dalam Pencapaian Target Surplus 10 Juta Ton Beras Tahun 2014” (Jurnal SEPA Vol 10 No.2 Hal 257 – 267). Solo: Universitas Sebelas Maret.

Pramono, C.A. 2015. “Analisis FaktorFaktor Yang Memengaruhi Luas Lahan Pertanian Di Indonesia” (Skripsi). Bogor: Fakultas Ekonomi Dan Manajemen , Institut Pertanian Bogor.

Suandi, Siata, R., dan Sardi, I. 2013. “Sikap Petani Terhadap Program Pencetakan Sawah Baru di Kelurahan Simpang Kecamatan Berbak Kabupaten Tanjung Jabung Timur” (Jurnal Sosio Ekonomika Bisnis Vol 16 No. 2 Hal 45–52). Malang: Universitas Brawijaya.

Susilowati, S.H. dan M. Maulana. 2012. “Luas Lahan Usahatani Dan Kesejahteraan Petani : Eksistensi Petani Gurem Dan Urgensi Kebijakan Reforma Agrarian” (Jurnal Analisis Kebijakan Pertanian. Vol 10 No 1 Hal 17-30). Jakarta: Kementerian Pertanian.

Suswono. 2012. “Penyediaan Lahan Pangan. Jakarta Food Security” Summit 7-10 Februari 2012.

Widiatmaka. 2013. “Kesesuaian lahan fisik dan ekonomi untuk padi sawah: studi kasus wilayah perencanaan Kota Terpadu Mandiri Rawapitu, Provinsi Lampung” (Jurnal Globe Vol 15 No 1 Hal 86 – 92).Jakarta: Badan Informasi Geospasial.

www.bps.go.id/linkTableDinamis/view/id/ 895 Diunduh pada 24 Mei 2017

https://www.bps.go.id/linkTabelStatis/vie w/id/1268 Diunduh pada 25 Mei 2017




DOI: http://dx.doi.org/10.33366/opt.v1i2.617

Article metrics

Abstract views : 140 | views : 518

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Ahmad Thoriq, Desi Yunita, Budi Sutrisno, Nur Syamsiyah

Editorial Office :
Fakultas Ekonomi, Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang
Jl. Telaga Warna Blok C, Tlogomas, MALANG 65144, Jawa Timur
Tel / fax : (0341) 565 500 / (0341) 565 522