STRATEGI DINAS SOSIAL TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI KABUPATEN SAMPANG DALAM MENGURANGI ANGKA PENGANGGURAN MELALUI METODE BALANCED SCORECARD

Rina Nur Azizah, Rini Aristin

Abstract


High levels caused by factors that are not proportional to the level of education and the level of education of the community, which is the subject matter. This type of research is in the form of a case study using the balanced scorecard method. Data collection takes several elements and then each of these elements is examined, conclusions that only apply to the elements studied only. This research was conducted at the Sampang Regency Cooperative, Micro Business and Manpower Office. The results of the study averaged 0.5, which means the performance of the Micro, Cooperative and Cooperative Office of Sampang Regency. These results are the average results from several aspects, namely data that shows an internal NGR of 80% that is well-intentioned. The internal business perspective data produces a target of employee returns of 5% which means less. Internal business perspective data on employee training results is 50% which means less. Data to measure employee training level by 50% which means less.

Tingginya tingkat pengangguran disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya besarnya angkatan kerja yang tidak seimbang dengan kesempatan kerja serta tingkat pendidikan dan keterampilan yang dimiliki masyarakat, inilah yang menjadi pokok permasalahan. Jenis penelitian yang digunakan berupa studi kasus dengan menggunakan metode balanced scorecard. Pengumpulan data mengambil beberapa elemen dan kemudian masing-masing elemen tersebut diteliti, kesimpulan yang ditarik hanya berlaku untuk elemen-elemen yang diteliti saja. Penelitian ini dilakukan di Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Tenaga Kerja Kabupaten Sampang. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata sebesar 0,5 yang berarti kinerja Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja Kabupaten
Sampang dikatakan Cukup. Hasil tersebut merupakan hasil rata-rata dari beberapa aspek, diantaranya data perspektif bisnis internal menunjukkan hasil NGR sebesar 80% yang berarti baik. Data perspektif bisnis internal menunjukkan hasil target kepuasan karyawan sebesar 5% yang berarti kurang. Data perspektif bisnis internal menunjukkan hasil persentase pelatihan karyawan sebesar 50% yang berarti kurang. Data perspektif bisnis internal menunjukkan persentase pelatihan karyawan sebesar 50% yang berarti kurang.

Keywords


Balanced Scorecard; Pengangguran

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.33366/rfr.v8i2.1151

Article metrics

Abstract views : 30 | views : 25

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 REFORMASI