Studi Pemanfaatan Air Sumber Jenon untuk Pemenuhan Kebutuhan Air Irigasi dan Domestik di Kecamatan Tajinan Kabupaten Malang

Kiki Frida Sulistyani, Danang Bimo Irianto

Abstract


Sumber Jenon merupakan salah satu sumber potensial yang ada di Kabupaten Malang, tepatnya di Desa Gunung Ronggo Kecamatan Tajinan. Saat ini Sumber Jenon sudah dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air Domestik seluruh penduduk Desa Gunung Ronggo (1136 KK) dan Desa Purwo Sekar sebanyak 2 RT (76 KK), serta untuk kebutuhan air irigasi di Desa Gunung Ronggo Seluas 72 Ha, dengan Pola Tanam Padi-Palawija. Sumber Jenon memiliki tampungan dengan keliling 159,13 m dan luas 649,1 m2. Dari Hasil pengukuran pada outlet kolam tampungan di dapatkan debit rata-rata air Sumber Jenon setelah dikurangi untuk kebutuhan air domestik adalah 139,2 l/dt. Berdasarkan kebutuhan air dari dinas ciptakarya, serta hasil informasi dari pengguna Kebutuhan air domestik untuk masyarakat kecamatan Tajinan adalah 60 l/orang/hari. Kebutuhan air domestik Desa Gunung Ronggo dan Sumber Sekar ( 2 RT)  saat ini adalah   3,44 l/dt, kebutuhan air irigasi 123,84 l/dt dengan daerah layanan seluas 72 Ha,sehingga didapatkan Ketersediaan air total Sumber Jenon saat ini adalah 142,6 l/dt. Hasil Perhitungan proyeksi penduduk tahun 2030 menyatakan , jumlah penduduk Desa Gunung Ronggo adalah 4093 jiwa dan Desa Sumber Sekar (2 RT) adalah 399 Jiwa. Dari hasil perhitungan  kebutuhan air domestik  tahun 2030 adalah 4,1 l/dt. Kebutuhan air untuk irigasi desa Gunung Ronggo adalah 123,84 l/dt dengan asumsi luas areal irigasi tetap bertahan 72 Ha. Dari Perhitungan ketersediaan air dan kebutuhan air di dapatkan neraca air pada tahun 2018 adalah 15,33 l/dt dan pada Tahun 2030 adalah 14,7 l/dt. Hasil Analisa  neraca air sampai dengan Tahun 2030, menyatakan bahwa air dari Sumber Jenon masih bisa dimanfaatkan untuk eksisting serta proyeksinya sampai tahun 2030 dan masih memiliki sisa potensi sebesar 10,45 liter/detik sehingga masih berpeluang di kembangkan untuk Seluruh Desa Gunung Ronggo, Purwo Sekar, Gunung Sari , Tajinan  serta areal irigasi seluas 72 Ha, dengan neraca air surplus sebesar 1,37 l/dt.

Kata-kata kunci : ketersediaan air;kebutuhan air; pemanfaatan air

 

ABSTRACT

Sumber jenon  is one of the potential sources that exist in Malang Regency, precisely in Gunung Ronggo Village, Tajinan District. Currently Jenon has been used to meet domestic water needs for all residents in Gunung Ronggo Village (1136 households) and 2 RT in Purwo Sekar Village (76 households), and for irrigation water needs in Gunung Ronggo Village, 72 hectares wide, with Pattern Padi-Palawija. At present Sumber Jenon has a 159.13 m3 storage area and 649.1 m2 of pool area. From the results of measurements at the storage pond outlet, the average discharge of Sumber jenon after being reduced for domestic water needs is 139.2 l / sec. Based on the water requirements of the Cipta Karya service, as well as the results of information from users, domestic water needs for the community of Tajinan sub-district are 60 l / person / day. Domestic water needs of Gunung Ronggo and Sumber Sekar Villages (2 RT) currently served by Sumber Jenon  are 3.44 l / sec, irrigation water needs 123.84 l / sec with 72 Ha of service area,  so the availability of Sumber Jenon total water source is 142.6 l / sec. Calculation Results of population projections in 2030 states, the population of Gunung Ronggo Village is 4093 people and Sumber Sekar Village (2 RT) is 399 people.   From the results of the calculation, domestic water demand in 2030 is 4.1 l / sec. The water needs for the irrigation of Gunung Ronggo village is 123.84 l / sec with the assumption that the irrigation area will last 72 ha. From the calculation of water availability and water demand, the water balance surplus in 2018 is 15.33 l / sec and in 2030 is 14.7 l / sec. Water balance analysis results up to 2030, stated that the water from Sumber Jenon can still be used for existing and projected until 2030 and still has the remaining potential of 10.45 liters / second so that it is still likely to be developed for the entire Gunung Ronggo Village, Purwo Sekar , Gunung Sari, Tajinan and an area of 72 ha of irrigation, with a surplus water balance of 1.37 l / sec.


Keywords


water availability; water needs; water utilization

Full Text:

PDF

References


Asmaranto, dkk , 2017. IBM Pompa Hydram Desa Gunung Ronggo Kecamatan Tajinan Kabupaten Malang, Jurnal Teknik Pengairan Vol. 8 No 1 , Mei 2017

Barmawi, M, 2007. Penelitian Ketersediaan Air Irigasi di Kota Payakumbuh dalam Rangka Peningkatan Produksi Padi, Jurnal SDA Volume 3 No 4 .

BPS, Pedomen Perhitungan Proyeksi Penduduk dan Angkatan Kerja, 2010

BPS, Kecamatan Tajinan Dalam Angka, 2017

Direktorat Pengairan dan Irigasi, 2006, Identifikasi Masalah Pengeloaan Sumber Daya Air di Pulau Jawa, Direktorat pengairan dan Irigasi

Dirjen Cipta Karya Departemen Pekerjaan Umum, Buku Pengembangan Air Minum, 2007

Nurul Huda, dkk , 2012. Kajian Sistem Pemberian Air Irigasi Sebagai Dasar Penyusunan Jadwal Rotasi Pada Daerah Irigasi Tumpang Kabupaten Malang. Jurnal Teknik Pengairan Vol.3 No 2 (2012)




DOI: http://dx.doi.org/10.33366/reka%20buana.v3i2.1020

Article metrics

Abstract views : 53 | views : 36

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Reka Buana : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Teknik Kimia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

View My Stats