novasi Tanaman Refugia Dan Pupuk Hijau Di Kebun Sayur Cantewa Kelurahan Mojolangu, Kota Malang

Karuniawan Puji Wicaksono, Paramyta Nila Permanasari, Akbar Saitama, Frelyta Ainus Zahro, Yohana Avelia Sandy, Setyono Yudo Tyasmoro, Husni Thamrin Sebayang, Eko Widaryanto

Abstract

Pemakaian pestisida maupun pupuk kimia secara terus menerus pada tanaman akan memberi dampak negatif terhadap lingkungan, tanaman bahkan manusia. Dampak lainnya yaitu tingginya biaya yang dikeluarkan oleh petani dan dapat membunuh organisme yang berperan sebagai musuh alami bagi hama tanaman. Tujuan kegiatan ini yaitu meningkatkan pemahaman kelompok tani perkotaan untuk penerapan tanaman Refugia dan Pupuk Hijau pada budidaya tanaman pangan maupun hortikultura. Kegiatan ini dilakukan secara luring dan daring pada bulan September Tahun 2021. Kegiatan ini dimulai dengan menyebarkan kuisioner untuk pengambilan data primer, dilanjutkan dengan penyuluhan dan diskusi bersama, serta yang terakhir yaitu pembagian modul untuk bahan materi. Pengendalian OPT dengan cara pemanfaatan tanaman refugia akan dapat memberikan teknologi yang ramah lingkungan, ekonomis, dan dapat memperindah lahan tanaman budidaya pertanian khususnya pada kegiatan ini adalah tanaman sayuran di Kebun Sayur Cantewa Kelurahan Mojolangu, Kota Malang. Tanaman refugia sangat memiliki potensi yang tinggi untuk dikembangkan, cara peenggunaanya relatif murah, mudah dan sederhana. Pembuatan dan perbanyakan Tanaman Refugia diharapkan menjadi sebuah alternatif bahan pengendalian OPT pada tanaman pangan. Kemudian dapat segera dikembangkan rumah pupuk untuk pembuatan pupuk hijau di Kebun Sayur Cantewa untuk memperbaiki tanah serta dapat memberika nnutrisi bagi tanaman dengan mengurangi penggunaan pupuk anorganik atau kimia.

Keywords

hortikultura; musuh alami; pupuk hijau; refugia

Full Text:

PDF

References

Allifah, A.N.A., Yanuwiadi, B., Gama, Z.P, dan Leksono, A.S. 2013. Refugia sebagai Mikrohabitat untuk Meningkatkan Peran Musuh Alami di Lahan Pertanian. Prosiding FMIPA Universitas Pattimura. ISBN: 978-602-97522-0-5. Halama 113-116.

Dahlianah, I. 2011. Pemanfaatan Tumbuhan Eceng Gondok (Echornia crassipes) dan Pupuk Kandang dalam Upaya Meningkatkan Produksi Jagung Manis (Zea mays L. Saccharata Sturt) Jurnal Sainmatika, 8(2):40-50.

Direktorat Perlindungan Tanaman Pangan. 2019. Petunjuk Teknis Perbanyakan Aph/Refugia. Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian.

Setyadin, Y., Sakinah, H.A., Haidar, A., Fatiyatur, R., dan Amin S.L. 2017. Efek Refugia Tanaman Jagung (Zea mays) dan Tanaman Kacang Panjang (Vigna cylindrica) pada Pola Kunjungan Serangga di Sawah Padi (Oryza sativa) Dusun Balong, Karanglo, Malang. Biotropika, 5(2):54-58.

Timung, A.P., Molebila, D.Y., Latuan, E., Lobo, A.T.D., dan Duru, S. 2021. Pengaruh Dosis Pupuk Hijau Gamal (Gliricidia sepium (Jacq.) Steud) terhadap Pertumbuhan Bibit Kelor. Agrikultura, 32(1):43-48.

Lingga, P dan Marsono. 2013. Petunjuk Penggunaan Pupuk. Edisi Revisi. Penebar Swadaya.

Dong, N., Hu, G., Zhang, Y., Qi, J., Chen, Y., dan Hao, Y. 2021. Effects of Green-manure and Tillage Management on Soil Microbial Community Composition, Nutrients and Tree Growth in a Walnut Orchard. Scientific Reports, 11(1):1-13.

Firmansyah, M.A. 2010. Teknik pembuatan kompos. Pelatihan Plasma Petani Kelapa Sawit di Kabupaten Sukamara. Peneliti di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kalimantan Tengah.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.