HUBUNGAN STATUS GIZI DAN ASAP ROKOK DENGANKEJADIAN ISPA PADA ANAK UMUR 1– 3 TAHUN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PUJON

Qotimah Qotimah, Tri Esti Wahyuningtyas

Abstract

Kejadian ISPAsebagai infeksiakibat mikroorganismeyang menyerang salah satu atau lebih bagian dari saluran napas mulai dari hidung (saluran bagian atas) hingga jaringan di dalam paru-paru (saluran bagian bawah) yang sering dialami oleh anak. Salah satu penyebab ISPA yaitu kekurangan status gizi dan terpapar asap rokok.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan status gizi dan asap rokokdengan kejadian ISPA pada anak umur 1– 3 tahun di wilayah kerja Puskesmas Dampit. Desain penelitian mengunakan desain kuantitatif. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan teknik purposive sampling sebanyak 33 orang. Teknik pengumpulan data dengan memberikan kuesioner. Metode analisa data yang di gunakan yaitu deskriptif dan regresi linear bergandamenggunakan SPSS. Waktu Penelitian September-Desember 2019.

Nilai thitung (5,542) > ttabel (2,042) dan nilai signifikasi sebesar (0,000) < (0,050) artinya ada hubungan yang signifikan antara status gizi dengan kejadian ISPA pada anak umur 1– 3 tahun. Nilai thitung (3,285) > ttabel (2,042) dan nilai signifikasi sebesar (0,003) < (0,050) artinya ada hubungan yang signifikan antara asap rokokdengan kejadian ISPA pada anak umur 1– 3 tahun. Nilai F hitung (9,046) > Ftabel (3,320) dan nilai signifikasi sebesar (0,000) < (0,050) artinya terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi (X1) dan asap rokok (X2) dengan kejadian ISPA pada anak umur 1– 3 tahun (Y). Nilai R Square (R2) membuktikan ada hubungan status gizi dan asap rokokdengan kejadian ISPA pada anak umur 1– 3 tahun di wilayah kerja Puskesmas Pujon sebesar 70,9%, sedangkan 29,1% selebihnya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti.

Keywords

Anak Umur 1– 3 Tahun, Asap Rokok, Status Gizi, Kejadian ISPA

Full Text:

PDF

References

Almatsier, S., 2013. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Edisi Revisi. Penerbit, PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Arikunto, Suharsimi. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Penerbit. Rineka Cipta. Jakarta.

Aritonang, I. 2012. Krisis Ekonomi : Akar Masalah Gizi. Yogyakarta. Yogyakarta Media Pressindo.

Bela, Juliana. B. 2019. Kebiasaan Merokok Dan Status Gizi Kurang Sebagai Faktor Risiko Kejadian Ispa Pada Balita Di Wilayah Kerja Kemiling Bandarlampung. Skripsi Fakultas Kedokteran Universitas Lampung.

Budi, Tri Susanto. 2012. Pedoman Pemberantasan Penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA). Depkes. RI. Jakarta.

BPS dan direktorat BGM. 2017. Status Gizi Balita. Jakarta: Biro Pusat Statistik dan direktorat BGM Depkes RI.

Cahyaningsih, Dwi S. 2011. Pertumbuhan Perkembangan Anak Dan Remaja. CV Trans Info Media, Jakarta.

Cicih, Lilis Heri. 2014. Perilaku Ibu dan Status Kesehatan Anak. Kajian Pada Biduta di Provinsi Jawa Tengah. Penerbit, Depkes. RI. Jateng.

Depkes RI. Direktorat Jendral PPM & PLP. 2012. Pedoman Pemberantasan Penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA). Jakarta.

Depkes RI. 2017. Pedoman Operasional Pelayanan Imunisasi. Bagian Penerbit Humas Depkes RI. Jakarta.

Handayani, S. 2012. Pangan dan Gizi. Teori dan Impleikasi. University Sebelas Maret Press. Surakarta.

Hariani, dkk. 2014. Hubungan Status Imunisasi, Status Gizi, dan Asap Rokok Dengan Kejadian Ispa Pada Anak Dipuskesmas Segeri Pangkep. Jurnal ilmiah kesehatan Diagnosis Volume 5 Nomor 5 Tahun 2014. ISSN : 2302-1721.

Hartono dan Dwi Rahmawati H. 2012. ISPA Gangguan Pernafasan Pada Anak. Nuha Medika. Yogyakarta.

Hidayat, Zainul. 2015. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Sataus Gizi Balita di Indonesia. Ilmu Kesehatan Pascasarjana UI. Jakarta

Imam Ghozali. 2015. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Semarang

Kurniasih, Dedeh., dkk. 2011. Sehat dan Bugar Berkat gizi Seimbang. Kompas Gramedia. Jakarta.

Marimbi, H. 2010. Tumbuh Kembang, Status Gizi Dan Imunisasi Dasar Pada Balita. Nuha Medika. Yogyakarta.

Mary E. Beck. 2010. Ilmu Gizi dan Diet Hubungan dengan Penyakit-penyakit untuk Perawat dan Dokter. Yogyakarta : Yayasan Essentia Medica.

Notoatmodjo, Soekidjo. 2010. Metodologi Penelitian Kesehatan. PT. Rineka Cipta. Jakarta.

Notoatmodjo, Soekidjo. 2014. Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Anak. Penerbit, PT. Rineka Cipta. Jakarta.

Prawirohardjo, S. 2010. Ilmu Kebidanan, Edisi 4: Cetakan 3. Penerbit, Yayasan BinaPustaka Saswono Prawirohardjo. Jakarta.

Soekirman. 2010. Ilmu Gizi dan Aplikasinya Untuk Keluarga dan Masyarakat. Dep.Kes. RI. Jakarta.

Sugiyono. 2011. Memahami Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif. Dilengkapi Contoh Proposal dan Laporan Penelitian. Penerbit, Alfa Beta. Bandung

Supariasa, Bakri B, Pajar I. 2012. Penilaian status gizi. Penerbit Buku Kedokteran EGC. Jakarta.

Uma Sakaran. 2010. Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Penerbit. Rineka Cipta. Jakarta.

Ummah, Wiqodatul., Putri, Santy Irene. 2020. Hubungan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (Phbs) Tatanan Rumah Tangga Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Polindes Palaan Ngajum. Jurnal bidan Komunitas Vol 3 No 1 Hal 9-15.

Zulaekah, S. 2011. Efektivitas Pendidikan Gizi dengan Media Booklet terhadap Pengetahuan Gizi Anak SD. Jurnal Kemas. 7 (2) : 127-133.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.